book detail

Book detail

about the book

Awang, seorang pemuda suku Laut yang hidup di era kerajaan Malaka jatuh cinta kepada Suraya, seorang putri dari menteri terbaik kerajaan Malaka. Namun karena alasan derajat, hubungan itu ditentang Menteri Nazrey, ayah Suraya. Meski demikian, kiprah suku Laut yang membantu pengusiran Portugis pada tahun 1511 di Malaka membuahkan angin segar bagi hubungan Awang dan Suraya. Gelar Datuk Laksamana pun disematkan pada orangtua Awang, dan acara pernikahan segera digelar.

Namun tak ada yang menduga, pada suatu Subuh yang masih gelap gulita, pasukan Portugis meluluhlantakkan Malaka, hingga akhirnya Suraya bersama rombongan Sultan kerajaan Malaka terusir ke Bintan. Perpisahan mereka menyisakan tanda tanya bagi masing-masing pihak. Apakah Awang selamat? Apakah Suraya selamat? Lalu, saat Suraya masih tetap bersetia kepada Awang, nyatanya ia menemukan fakta bahwa Awang telah bersama gadis Belanda.

close

Main menu