Welcome to Short story

short story detail

Belum Lima Menit
Oleh: Watiek Ideo


Pagi ini, Lina heboh sekali. “Huaaa! Keren! Aku suka adegan ini. Apalagi
saat naganya terbang,” katanya heboh.
Reni tidak terlalu mendengarkannya. Dia sibuk melihat film yang ditontonnya sambil memakan biskuit.
Tiba-tiba ... “Ups! Belum lima menit,” Lina memungut biskuit yang jatuh di lantai dan memakannya.
“Ih, jorok. Biskuitmu jatuh, kan? Kok dimakan, sih?” kata Reni. Lina mengabaikan teguran Reni.
“Lantaiku bersih, kok.” Mulutnya masih sibuk mengunyah. Reni sedikit kesal melihatnya. Namun, dia kembali menonton film.
Tak lama kemudian, mereka dikejutkan suara mencicit.
“Wah, ada tikus, ya?” kata Reni. Belum sempat Lina menjawab, seekor tikus besar tampak melaju kencang.
“Waaaaaaaaa!” Lina dan Reni terkejut sekali melihatnya. Mereka meloncat ke
atas sofa dan bergidik tak karuan.
“Lin, tikusnya besar sekali!” kata Reni gemetar.
Lina dan Reni jadi tidak ingin lagi menonton. “Coba kamu geser mejamu sedikit. Siapa tahu tikusnya sembunyi di situ,” usul Reni. Meski takut,
Lina pun melakukannya. Dan, “Astaga! Kotorannya banyak sekali! Huffff!” Lina
menunjuk ke bawah meja.
“Tuh, kan? Apa kubilang! Tadi kamu main mengambil kue-kuemu yang jatuh ke lantai. Kan, lantai bekas kaki-kaki kita. Apalagi kayak sekarang ini, ada tikus berjalan-jalan di rumahmu. Hiii. Tikus kan kotor dan bawa bakteri.”
“Waaa, iya, ya? Hiiii ....” Lina jadi agak mual. “Ren, anter aku beli jebakan tikus, yuk. Nontonnya nanti lagi saja, ya?” kata Lina. Reni pun mengangguk dan tersenyum mendengarnya.

***


Fakta Unik tentang Bakteri
1. Jika dikumpulkan, berat bakteri di dalam tubuh kita adalah 2 kg.
2. Hujan terkadang membawa bau yang khas. Bau itu berasal dari bakteri yang bernama Actinomecetes.
3. Telepon genggam mengandung 18x lebih banyak bakteri daripada toilet.
4. Para peneliti menemukan 1.458 bakteri baru di pusar manusia.
5. Keringat sebenarnya tidak bau. Jika bau, penyebabnya adalah bakteri di kulit kita.
6. Mulut yang bersih mengandung 10.000–100.000 bakteri pada tiap gigi.
7. Kebanyakan antibiotik terbuat dari bakteri.
8. Kakao (cokelat asli) yang belum tercampur gula, mengandung antibakteri alami di mulut dan dapat mencegah gigi berlubang.

Tip Melindungi Diri terhadap Bakteri dari dr. Astu
1. Selalu mencuci tangan dengan tepat dan memakai sabun. Jika tidak memungkinkan,gunakan hand-sanitizer yang mengandung alkohol untuk membunuh bakteri/virus.
2. Hindari menyentuh mulut, mata, atau lubang hidung. Tiga area itu adalah pintu utama bakteri/virus masuk ke tubuh kita.
3. Selesai BAK/BAB, berdirilah lalu siram kotoran di WC. Jika kamu dalam posisi duduk saat menyiramnya, kemungkinan kamu akan terkontak dengan bakteri dari cipratan air siraman itu.
4. Lakukan vaksinasi untuk mencegah bakteri/virus tertentu masuk ke dalam tubuh.
5. Memakai sepatu lebih melindungimu dari bakteri daripada memakai sandal atau tidak memakai alas kaki.
6. Memakai pelindung tangan, kaki, dan hidung ketika berkebun atau ke hutan.
7. Pilihlah makanan dengan hati-hati. Daging atau ikan yang tidak dimasak dengan benar biasanya masih mengandung bakteri. Begitu pula dengan sayur atau buah yang tidak dicuci dengan bersih

(Halaman 53-60)

close

Main menu