Welcome to Short story

short story detail

Kacamata yang Mengerikan

by Fleurus

Kacamata yang Mengerikan

Di jalan menuju sekolah. Leo menemukan,sepasang kacamata yang lucu. Karena penasaran, dia memasangnya di hidung lalu memandang ke sekitarnya. Aneh! Pohon-pohon tampak gundul dan langit terlihat menakutkan. Leo mempercepat langkahnya. Sesampai di sekolah, dia tidak mengenali apa pun. Pagar besi pun berkarat. Tanah di halaman dipenuhi dengan semak berduri. Saat dia ragu-ragu untuk masuk ada monster berbulu yang berlari ke arahnya. Leo begitu ketakutan sehingga tersandung dan jatuh, demikian juga kacamatanya. Ketika dia berdiri lagi, monster itu menghilang. Sebagai gantinya, temannya Sacha memandangnya dengan heran. Leo lalu melihat kacamata itu di kakinya. Dia meletakkannya kembali di atas hidungnya. Sacha kembali berubah menjadi binatang yang mengerikan. Leo segera membuka kacamata itu dan semua kembali menjadi normal. Fyuuh! Ketika murid-murid masuk ke kelas. Inspektur Serbasalah sudah di sana. Dia datang untuk mengawasi Bu Guru. Setiap kali Bu Guru menerangkangkan sesuatu, inspektur ini memotong perkataannya untuk mengkritiknya. Tiba-tiba Leo punya ide. Dia memakai kacamatanya dan mulai menggerak-gerakkan tangannya. Inspektur itu mendatanginya dengan langkah marah. "Saya menyesal sekali,” kata Leo meminta maaf. “Kacamata saya ini penyebabnya. Ada sihirnya.” Inspektur itu sama sekali tidak percaya. Dia mengambil kacamata itu dan memakainya. Semua murid lalu tampak seperti monster. Bu Guru kelihatan seperti penyihir dengan gigi-gigi yang runcing. Inspektur Serbasalah begitu ketakutan sehingga dia berlari ke luar kelas sambil berteriak-teriak. Bu Guru membelalakkan matanya. Dia tidak tahu apa yang terjadi. Hanya Leo yang tahu hal yang sebenarnya. Bu Guru tidak perlu cemas lagi. Inspektur Itu tidak akan pernah datang kembali! (Diambil dari halaman 23-24)

close

Main menu