Welcome to Short story

short story detail

Saudara Baru Shafa
Oleh Arinda Shafa


Ayah sedang memanaskan mobil. Keluarga Shafa biasa pergi berlibur pada hari Minggu. Shafa berharap mereka akan ke kebun binatang, pantai, atau kawasan puncak. “Hari ini pasti menyenangkan,” gumam Shafa.

Tapi Ayah berkata kalau hari ini mereka akan mengunjungi saudara. Shafa bingung karena dia tidak punya saudara di kota yang sama. Saudara Shafa semuanya berada di luar kota yang jauh. Ibu juga berkata, Shafa tidak akan kesepian lagi kalau bertemu saudaranya. Hmm, siapa, ya, saudara Shafa?

Perjalanan terasa menyenangkan. Tiba-tiba, Ayah berbelok dan memarkir mobil di depan panti asuhan. “Lho, kok ke sini, Yah?” protes Shafa kecewa. Anehnya, Ayah dan Ibu malah senyum-senyum. Bapak pengurus panti mempersilakan mereka masuk.

Anak-anak yatim piatu menyambut Shafa ramah. Mereka memperkenalkan diri dan berbagi cerita. “Ssstt, mereka tak sekadar teman, tapi saudara, lho,” bisik Ayah. Wah, saudara Shafa banyak sekali. Itu artinya, Shafa tidak kesepian lagi.

(Hlm. 58-65)

close

Main menu