Welcome to Short story

short story detail

Ciki Tidak Bisa Tidur


Malam itu, Ciki, si anak ayam, kepanasan dipeluk sayap mamanya. Dia mengeluh, “Aku tidak bisa tidur!” Dia lalu mengambil bantalnya dan keluar dari kandang.
Dengan langkah-langkah kecil dan pelan, si anak ayam bergabung dengan Duky, si bebek, yang tidur di dekat kolam. “Di tepian kolam lebih sejuk.” kata Ciki. Dia lalu meletakkan bantalnya.
Tetapi, kodok-kodok sedang bernyanyi ... koaaa ... koaaa ... Ciki mengeluh lagi, “Aku tidak bisa tidur!” Dia lalu mengambil bantalnya dan pergi.
Dengan langkah-langkah kecil dan pelan, si anak ayam bergabung dengan Pepin, si kelinci, di kandang kelincinya. “Di sini, pasti tidak ada kodok!” kata Ciki. Dia lalu meletakkan bantalnya.
Tetapi, Pepin si kelinci memakan wortel. “Kriuk, krauk!” Ciki kembali mengeluh, “Aku tidak bisa tidur!” Dia lalu mengambil bantalnya dan pergi.
Dengan langkah-langkah kecil dan pelan, si anak ayam bergabung dengan Bucon, si babi, di kandang babi. Tetapi, si babi mendengkur ... grok ... grok ... Ciki mengeluh, “Aku tidak bisa tidur!”
Sambil mengendap-endap, Ciki mengambil kembali bantalnya. Dan ketika angin sepoi-sepoi berembus, Ciki kembali menyelinap di bawah sayap mamanya dan akhirnya tertidur.

(Hlm. 7-12)

close

Main menu