Kumpulan Legenda Nusantara

Kumpulan Legenda Nusantara

4-6 tahun
Synopsis

Indonesia sangat kaya akan budaya. Selain itu, banyak tempat-tempat indah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Banyak cerita tentang  budaya juga tempat yang indah itu. Sayangnya,  belum banyak orang yang tahu apa cerita di balik terjadinya tempat tersebut. Cerita-cerita itu dikisahkan secara turun-temurun oleh orangtua kepada anak-anaknya. 

Kini, cerita-cerita tersebut dikisahkan dalam buku ini dengan ilustrasi yang sangat menarik, sehingga akan mudah dipahami dan bisa menggali rasa ingin tahu serta menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi anak-anak Indonesia. Banyak hikmah dari setiap cerita dalam buku ini, semoga bisa menjadi panutan dan menginspirasi untuk membangun karakter yang baik bagi anak.


Author : ASTRI DAMAYANTI
Price : Rp 315,000
Category : PICTURE BOOKS
Page : 404 halaman
Format : Soft Cover
Size : 17 cm X 22 cm
ISBN : 9786230412356
Publication : 15 March 2023

Pada zaman dahulu, ada seorang perempuan yang hidup sendirian di hutan. Ketika dia sedang mencari buah-buahan di dalam hutan, dia merasa lapar lalu memakan buah merah. 

Ternyata, buah merah itu adalah buah ajaib. Tiba-tiba, perut perempuan tua itu membesar. Beberapa bulan kemudian, perempuan tua itu melahirkan seorang bayi laki-laki. Dia menamainya Kweiya. 

Ketika Kweiya menginjak remaja, dia sangat rajin membantu ibunya bekerja. Keduanya membuka lahan di hutan dan mengubahnya menjadi kebun. Pada suatu ketika, datanglah seorang laki-laki tua ke kebun Kweiya. Melihat kegigihan Kweiya bekerja, laki-laki tua itu memberinya sebuah kapak besi. Tentu saja Kweiya sangat senang. Dengan kapak besi itu, dia bisa menebang pohon dengan lebih cepat. Akhirnya, dia bisa membuka kebun lebih luas lagi. 

Laki-laki tua itu kemudian menikah dengan ibu Kweiya. Dari pernikahan itu, Kweiya mendapat dua orang adik laki-laki. Kweiya sangat sayang pada kedua adiknya itu. Namun, kedua adiknya justru iri pada Kweiya yang lebih disayangi ibunya. 

Hingga pada suatu hari, terjadi pertengkaran di antara mereka. Kweiya tidak melawan kedua adiknya walaupun tubuhnya luka-luka akibat serangan benda tajam. Setelah pertengkaran itu, Kweiya memintal benang untuk dibuat sayap. 

Ketika pintalan sayap itu selesai, Kweiya pun memakainya. Saat itu juga, tubuh Kweiya berubah menjadi seekor burung dengan bulu yang sangat cantik. Burung itu terbang di atas pohon yang ada di depan rumah. 

Ketika ibu Kweiya pulang, burung itu pun memanggilnya, “Jangan mencariku, Ibu, aku ada di sini.” 

Tentu saja si ibu terkejut meilhat anaknya sudah menjadi burung. Burung cantik jelmaan Kweiya itu pun terbang ke dalam hutan. Hingga kini, orang mengenal burung jelmaan Kweiya itu sebagai Burung Cenderawasih. 

RECOMMENDED FOR YOU Explore More