welcome to bhuana ilmu populer welcome to bhuana ilmu populer welcome to bhuana ilmu populer

welcome to bhuana ilmu populer

Who We are

Bhuana Ilmu Populer (BIP) yang berdiri pada tanggal 22 September 1992 bergerak di bidang penerbitan. BIP tumbuh menjadi salah satu penerbitan besar di Indonesia yang berada di bawah Kompas Gramedia. Selain menjadi penerbit yang menerbitkan buku untuk dipublikasikan secara luas, BIP juga menjadi co-publishing bagi penulis/institusi yang membutuhkan jasa menulis atau mencetak buku. Mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, merupakan salah satu pengguna jasa co-publishing BIP. BIP lebih berfokus pada penerbitan buku anak, seperti edukomik, dongeng, picture book, dan buku aktivitas bagi balita dan anak-anak. Namun, BIP juga tidak mengesampingkan buku-buku nonfiksi yang bertema kesehatan, bisnis, kepemimpinan, motivasi, self-help, dan buku penunjang sekolah. Setiap tahun, BIP menerbitkan lebih dari 300 judul buku yang 60%-nya merupakan buku anak. BIP

bip about ai imprint yang menerbitkan buku dengan kategori khusus, yaitu Bhuana Sastra untuk novel, Genta untuk buku kristen, dan Qibla untuk buku islam. Sejak tahun 2004, BIP melebarkan sayap dengan menerbitkan produk geospasial, contohnya atlas dan peta panduan perjalanan. BIP memiliki tim cartographer yang bekerja sama dengan pemerintah atau lembaga swasta untuk memetakan kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Selain itu, BIP juga menyediakan peta perjalanan wisata. Setelah lebih dari 10 tahun menjalankan lini peta ini, sekarang, BIP terkenal sebagai penyedia data geospasial akurat kota besar di Indonesia. Banyaknya permintaan di bidang digital, BIP pun ikut mengembangkan peta... read more

new arrival

book new release

Bermain-main Angka dan GambarKategori:

Children's Books

book new release

Bermain-main Angka dan Gambar

Mengenal angka perlu dipelajari anak sejak dini. Buku ini menghadirkan aneka bentuk permainan angka yang dipadukan dengan gambar-gambar yang menarik....

book new release

Buku Aktivitas PAUD: Ulang Tahun MamaKategori:

Children's Books

book new release

Buku Aktivitas PAUD: Ulang Tahun Mama

Gabi akan memberikan hadiah kejutan kepada Mama yang berulang tahun. Adik-adik akan melihat kejutan apa yang disiapkan Gabi untuk Mama sambil...

book new release

Laskar Pemadam Api: Pria yang KasmaranKategori:

Adult Comics, Comics

book new release

Laskar Pemadam Api: Pria yang Kasmaran

Menjadi anggota pemadam kebakaran bukanlah hal yang mudah. Ada saja masalah atau kondisi yang menghambat pekerjaan mereka. Semenjak Jose pergi ke...

book new release

Laskar Pemadam Api: Calon PahlawanKategori:

Adult Comics, Comics

book new release

Laskar Pemadam Api: Calon Pahlawan

Menjadi anggota pemadam kebakaran adalah pekerjaan yang mulia dan layaknya seorang pahlawan bagi semua orang. Mereka bekerja keras menolong,...

best seller

bip indonesia

featured story

view all story
bip short stort

Princess Asma
Oleh: Lisdy Rahayu

“Hei jangan lari, Bibo!” seru Princess Asma sambil mengejar kelinci kesayangannya yang melompat dengan cepat.
“Bibo! Bibo! Sembunyi di mana kamu?” ujarnya kemudian ketika kehilangan jejak si Bibo yang entah bersembunyi di balik semak bagian mana.
“Bibo… ayo, kamu sembunyi di mana? Siap atau tidak, aku pasti akan menemuanmu!” ulang Princess Asma yang tak berapa lama kemudian berhasil menemukan kelinci kesayangannya. Karena hari sudah sore, Princess Asma membawa Bibo kembali ke istana.
“Sudah, ya, mainnya besok lagi!” ujarnya.

Princess Asma sangat senang bermain dan kejar-kejaran dengan Bibo. Hampir setiap hari Princess Asma membawa Bibo ke taman. Tak jarang para dayang jadi panik karena Princess Asma yang kadang suka ikut bersembunyi di balik semak-semak.

Tapi pada kali ini, Princess Asma sungguh membuat dayang takut terkena hukuman dari sang raja karena mereka tak menemukannya yang menghilang begitu saja.

Ketika sedang mengejar Bibo, Princess Asma menemukan sebuah lubang di balik semak-semak. Karena merasa penasaran, Princess Asma mengikuti Bibo, menyusuri lubang tersebut yang ternyata membawanya ke hutan di belakang kebun istana.

Princess Asma melihat sebuah gubuk kecil di tengah hutan. Terdengar suara erangan, tampaknya ada seseorang yang sedang sakit. Meskipun sempat merasa ragu, Princess Asma mendekati gubuk tersebut. Princess Asma melihat seorang Kakek yang terbaring karena sakit. Princess Asma mendekati dan bertanya kepada Kakek itu, ternyata sang Kakek sedang demam. Dengan cekatan Princess Asma mencari kain untuk mengompres sang Kakek.

Keesokan harinya, diam-diam Princess Asma membawa sedikit makanan dan beberapa obat-obatan yang disembunyikan di balik gaunnya, melewati lubang di balik semak-semak itu kembali ke gubuk sang Kakek di tengah hutan.

Sang pelayan istana yang melihat Princess Asma itu kemudian mengikutinya dari belakang, dan alangkah terkejutnya dia ketika mengetahui Princess Asma masuk ke dalam hutan lebat yang terkenal dengan keangkerannya. Tanpa menunggu lama, sang pelayan melaporkan apa yang dilihatnya itu kepada Raja.

Mendengar laporan tersebut, Raja sangat khawatir dan langsung pergi menuju hutan untuk mencari Princess Asma dengan beberapa orang pengawal. Dan alangkah terkejutnya Raja melihat Princess Asma sedang menyuapi sang Kakek di dalam gubuk.

“Putriku, sungguh tidak salah kami memberimu nama Asma, engkau berhati mulia, penuh kasih, dan sangat pemberani membawa makanan tanpa rasa takut menembus hutan, seperti Bunda Asma binti Abu Bakar ra yang mengantarkan makanan untuk Rasulullah dan Abu Bakar yang sedang bersembunyi,” ujar Sang Raja sambil memeluk Princess Asma. Mereka kemudian membawa sang Kakek ke istana, agar mendapatkan perawatan dari tabib istana.

Hikmah Kisah

Jadilah seorang yang pemberani untuk membela kebenaran, tidak usah takut dengan persangkaan dan omongan orang lain, tidak usah takut dengan sesuatu yang tidak jelas kebenarannya.

***

Bunda Asma binti Abu Bakar adalah salah seorang wanita pejuang dalam Islam, putri sahabat Nabi Abu Bakar As Shidiq, yang memeluk agama Islam pada masa-masa awal Islam datang. Asma binti Abu Bakar dikenal sebagai seorang yang pemberani dan mendapat julukan perempuan yang mempunyai dua selendang.

Julukan tersebut didapatnya karena pada waktu Rasulullah dan Abu Bakar hendak hijrah ke Madinah, untuk menghindari kejaran kaum kafir, maka mereka berdua bersembunyi di dalam Gua Tsur. Asma binti Abu Bakar kemudian membawakan makanan untuk Rasulullah dan ayahnya dengan menggunakan selendangnya yang dibelah menjadi dua.

Bunda Asma menjadi salah satu pejuang wanita, beliau menikah dengan Zubair bin Awwam. Dan pada masa hidupnya, Bunda Asma meriwayatkan beberapa hadits Nabi yang dishahihkan oleh Bukhari dan Muslim.

(Halaman 79-104)

News & Event

Talk...

  • 11 March 2018

  • Gramedia Matraman

news thumbnail

Talk Show Gia - Diary of Little Angel, akan diadakan pada: Tanggal       : 11 Maret 2018 Waktu         : Pkl. 13.00 - 15.00 WIB Lokasi         : Gramedia Matraman - Function Room Lt. 2, Jalan Matraman Raya No. 46 Moderator  : Kiki Musthafa

Peluncuran...

  • 20 January 2018

news thumbnail

Peluncuran dan talk show Kalender Tong Shu 2018 & Metode Membangun Nama Tionghoa, akan dilaksanakan pada: Tanggal: 20 Januari 2018 Waktu  : Pkl. 14.00 - 16.00 WIB Lokasi  : Gramedia Emporium Pluit Topik yang akan dibawakan pada talk show ini, yaitu prakiraan keberuntungan di tahun anjing tanah.

Peluncuran...

  • 13 January 2018

  • Gramedia Bandung Merdeka

news thumbnail

Peluncuran buku Gia - Diary of Little Angel, akan diadakan pada: Tanggal: 13 Januari 2018 Waktu  : Pkl. 14.00 - 17.00 WIB Lokasi  : Gramedia Bandung Merdeka

sheep
close

Main menu